Rabu, 30 Juli 2025

Mikroskop

 


Mikroskop atau teropong tuma adalah alat laboratorium yang digunakan untuk mengamati benda yang sangat kecil dan benda yang tidak tampak oleh indra penglihatan secara langsung. Ukuran bayangan atau gambar yang dihasilkan oleh mikroskop dapat mencapai jutaan 

Setiap bagian bagian mikroskop memiliki fungsi yang berbeda agar mampu menghadirkan sebuah alat laboratorium yang memaksimalkan proses penelitian. Mikroskop adalah pilihan tepat untuk melihat objek atau benda sangat kecil yang sulit dilihat kasat mata. Bahkan jenis mikroskop pun cukup bervariasi menyesuaikan kebutuhan penelitian di laboratorium.


Bagian Bagian Mikroskop


14 Bagian Mikroskop dan Fungsinya :

Bagi seorang observer yang bertugas di laboratorium, mengenal bagian mikroskop bukanlah hal yang sulit dihafalkan. Nah, buat yang masih bingung, berikut ulasan bagian mikroskop dan fungsinya yang harus Anda tahu agar dapat menggunakan alat laboratorium ini dengan benar.


1. Lensa Okuler

Lensa okuler merupakan bagian optik mikroskop yang berada dekat dengan observer atau mata pengamat. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan yang bersifat maya, tegak, diperbesar, sehingga bayangan tersebut dapat dilihat langsung oleh observer.


2. Lensa Objektif.

Sementara lensa objektif merupakan bagian bagian mikroskop yang berada dekat dengan objek yang sedang diamati. Lensa ini berfungsi membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar.


3. Tabung Mikroskop.

Tabung mikroskop atau disebut sebagai tubus merupakan bagian non-optik mikroskop yang berfungsi untuk mengatur fokus. Fungsi berikutnya dari tubus adalah sebagai bagian penghubung antara lensa okuler dengan lensa objektif.


4. Makrometer.

Bagian mikroskop berikutnya ada makrometer atau disebut juga pemutar kasar yang terletak di bagian lengan mikroskop. Makrometer berfungsi menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan cepat.


5. Mikrometer.

Berikutnya ada mikrometer atau disebut sebagai pemutar halus dengan ukuran yang lebih kecil dari makrometer. Mikrometer ini berfungsi menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan lambat.


6. Revolver.

Revolver atau disebut juga pemutar lensa berfungsi mengatur pembesaran lensa objektif untuk mempermudah pengaturan nilai pengamatan dari mikroskop tersebut. Revolver sebagai tuas penyangga dalam mengoperasikan bagian ini cukup dengan memutar ke kanan atau ke kiri.


7. Reflektor.

Bagian mikroskop berikutnya ada reflektor atau disebut juga cermin pengatur yang berfungsi memantulkan cahaya dari cermin ke objek pengamatan. Reflektor sendiri terbagi dalam dua jenis cermin.


Saat kondisi cahaya yang dibutuhkan terpenuhi maka menggunakan reflektor cermin datar. Sementara reflektor cermin cekung digunakan saat kondisi cahaya yang dibutuhkan kurang maksimal.


8. Diafragma.

Diafragma atau dikenal juga sebagai pengatur cahaya adalah bagian mikroskop yang berada di bagian meja preparat. Diafragma berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk, sehingga observer bisa memfokuskan dan menentukan jumlah cahaya ke dalam objek pengamatan.


9. Kondensor.

Bagian mikroskop berikutnya ada kondensor yang mana cara penggunaan bagian ini cukup diputar ke kanan, kiri, naik, atau turun sesuai kebutuhan observer. Kondensor berfungsi mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin kemudian memfokuskan cahaya tersebut sebagai penerangan pada objek yang sedang diamati.


10. Meja Mikroskop.

Berikutnya ada meja mikroskop atau disebut juga meja kerja yang berfungsi sebagai alas dan tempat untuk meletakkan objek pengamatan. Sesuai fungsinya, meja kerja dilengkapi penjepit objek yang berfungsi memegang objek pengamatan agar tidak mudah bergeser selama proses pengamatan


11. Penjepit Kaca.

Meski pada meja kerja sudah dilengkapi penjepit objek, bagian mikroskop berikutnya yang wajib ada dalam pengamatan objek yaitu penjepit kaca atau klip. Fungsi utama bagian ini adalah sebagai pelapis objek pengamatan agar preparat tidak bergeser dan mudah digerakkan oleh observer saat pengamatan .


12. Lengan Mikroskop.

Bagian mikroskop berikutnya yang cukup mencolok dan paling mudah untuk diamati adalah lengan mikroskop. Seperti namanya, lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan ketika mikroskop akan dipindahkan atau dibawa menuju ke tempat lain.


13. Kaki Mikroskop.

Selain bagian lengan, mikroskop juga dilengkapi bagian kaki yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop. Ketika meletakkan alat laboratorium ini pada bidang yang terbilang tidak datar, bagian ini membuat posisi mikroskop tetap stabil tanpa khawatir akan terjatuh atau terbalik posisinya.


14. Sendi Inklinasi.

Bagian mikroskop yang terakhir dan penting dalam pengamatan ada sendi inklinasi atau disebut juga pengatur sudut. Sesuai namanya, bagian sendi inklinasi berfungsi mengatur derajat kemiringan atau sudut tegak mikroskop yang diperlukan observer untuk mengamati objek pengamatan.


Dari semua bagian yang sudah disebutkan, secara garis besar komponen mikroskop terbagi menjadi bagian optik dan non-optik. Bagian optik terdiri atas lensa okuler, lensa objektif, diafragma, kondensor, dan reflektor. Sementara bagian non-optik ada revolver, tabung mikroskop, makrometer, mikrometer, meja kerja, lengan mikroskop, dan kaki mikroskop.

 Sumber : https://www.detech.co.id/bagian-bagian-mikroskop/




Kamis, 24 Juli 2025

Sel tumbuhan

 


    Sel tumbuhan adalah sel yang menyusun fungsi kerja dari seluruh fungsi kehidupan tumbuhan. Peran sel tumbuhan adalah memulai pertumbuhan awal, menyerap makanan, hingga menghasilkan buah. Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Dinding sel sangat tipis saat selulosa masih berusia muda, sedangkan dinding sel menebal saat selulosa semakin tua. Sel tumbuhan ini yang membuat tumbuhan muda sangat lunak, sedangkan tumbuhan tua sangat keras.

    Sumber : wekipedia




Sel hewan




Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan.
[1] Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas,
[2] dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada. Karena tidak memiliki dinding sel yang keras, sel hewan
bervariasi bentuknya. Sel manusia adalah salah satu jenis sel hewan.

                         Sumber : wikipedia







Selasa, 22 Juli 2025

Struktur sel

 P

Sel manusia adalah unit dasar kehidupan yang sangat kompleks dan terorganisir. Meskipun ukurannya mikroskopis, sel memiliki struktur yang lengkap dengan berbagai komponen, yang sering disebut organel, yang masing-masing memiliki fungsi spesifik untuk menunjang kehidupan.

Tiga Bagian Utama Sel Manusia
Secara garis besar, sel manusia dapat dibagi menjadi tiga bagian utama:
 * Membran Plasma (Membran Sel):
   * Lokasi: Lapisan terluar sel yang memisahkan isi sel dari lingkungan eksternal.

   * Struktur: Terdiri dari dua lapisan lipid (lemak) yang diselingi oleh protein. Ini membuatnya fleksibel dan selektif permeabel (hanya mengizinkan zat tertentu untuk lewat).

   * Fungsi:
     * Melindungi isi sel dan menjaga bentuk sel.
     * Mengatur keluar masuknya zat-zat penting seperti nutrisi, oksigen, air, dan membuang limbah.

     * Berperan dalam komunikasi antar sel dan menerima sinyal dari lingkungan luar.

 * Nukleus (Inti Sel):
   * Lokasi: Umumnya terletak di pusat sel, organel terbesar dan paling mencolok
.
   * Struktur:
     * Selubung Inti: Membran ganda yang mengelilingi nukleus, memiliki pori-pori untuk mengatur lalu lintas zat.

     * Nukleoplasma: Cairan seperti gel di dalam nukleus.

     * Nukleolus: Area padat di dalam nukleus yang bertanggung jawab untuk sintesis ribosom.

     * Kromosom: Struktur benang halus yang terdiri dari DNA (materi genetik) dan protein.

   * Fungsi:
     * "Pusat kendali" sel, mengatur semua aktivitas sel seperti pertumbuhan, metabolisme, dan reproduksi.

     * Menyimpan dan melindungi materi genetik (DNA).

     * Mengatur ekspresi gen dan sintesis protein dengan mengarahkan produksi RNA.

 * Sitoplasma:
   * Lokasi: Cairan kental seperti jeli yang mengisi ruang antara membran plasma dan nukleus.

   * Struktur: Terdiri dari sitosol (bagian cairan) dan berbagai organel yang tersuspensi di dalamnya.

   * Fungsi:
     * Tempat terjadinya sebagian besar reaksi kimia dan proses metabolisme seluler.

     * Menyediakan lingkungan bagi organel untuk berfungsi.

     * Berperan dalam pertumbuhan, perkembangan, dan pembelahan sel.

Organel Utama dalam Sitoplasma dan Fungsinya
Di dalam sitoplasma, terdapat berbagai organel yang masing-masing menjalankan tugas spesifik:
 * Mitokondria:
   * Fungsi: Sering disebut "pembangkit energi" sel. Menghasilkan energi dalam bentuk ATP (Adenosin Trifosfat) melalui proses respirasi seluler, yaitu mengubah glukosa (dari makanan) menjadi energi.

 * Retikulum Endoplasma (RE):
   * Fungsi: Jaringan membran yang berperan sebagai sistem transportasi dan situs sintesis.

     * RE Kasar: Memiliki ribosom di permukaannya; berfungsi dalam sintesis dan modifikasi protein yang akan disekresikan atau menjadi bagian dari membran.

     * RE Halus: Tidak memiliki ribosom; berperan dalam sintesis lipid (lemak), metabolisme karbohidrat, dan detoksifikasi racun.

 * Ribosom:
   * Fungsi: Struktur kecil yang bertanggung jawab untuk sintesis protein. Ribosom membaca instruksi genetik dari mRNA (messenger RNA) dan merangkai asam amino menjadi protein. Dapat ditemukan bebas di sitoplasma atau menempel pada RE kasar.

 * Aparatus Golgi (Badan Golgi / Kompleks Golgi):
   * Fungsi: Memproses, memodifikasi, mengemas, dan menyortir protein dan lipid yang berasal dari RE. Molekul-molekul ini kemudian disalurkan ke tujuan akhir mereka, baik di dalam sel maupun dikeluarkan dari sel.

 * Lisosom:
   * Fungsi: "Pusat daur ulang" sel. Mengandung enzim pencernaan yang kuat untuk memecah dan mendaur ulang limbah seluler, komponen sel yang sudah usang, atau partikel asing seperti bakteri.

 * Peroksisom:
   * Fungsi: Organel kecil yang mengandung enzim untuk memecah asam lemak dan mendetoksifikasi zat berbahaya, menghasilkan hidrogen peroksida sebagai produk sampingan yang kemudian dipecah menjadi air dan oksigen.
 * Sitoskeleton:
   * Fungsi: Jaringan protein filamen (benang-benang halus) yang membentuk "rangka" sel. Memberikan bentuk dan dukungan struktural pada sel, memungkinkan gerakan sel, dan memfasilitasi pergerakan organel di dalam sel.
 * Sentriol: 

    * Fungsi: Struktur silindris yang penting dalam pembelahan sel pada hewan. Mereka membantu membentuk benang-benang spindel yang menarik kromosom ke kutub yang berlawanan.
Semua struktur ini bekerja sama secara terkoordinasi untuk memastikan sel manusia berfungsi dengan baik, mulai dari menghasilkan energi, memproduksi protein, hingga melakukan pembelahan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan.

Sumber : gemini


Nama : nevania

No : 25

Kelas : VIIIG


Pengertian sel

  




Sel hewan adalah unit dasar kehidupan yang menyusun tubuh hewan. Ini adalah jenis sel eukariotik, yang berarti ia memiliki inti sel (nukleus) dan organel-organel lain yang terbungkus membran. Sel hewan sangat kompleks dan bervariasi dalam bentuk dan fungsi, tergantung pada jaringan atau organ tempat mereka berada.
Ciri-ciri Utama Sel Hewan
Berikut adalah beberapa ciri khas sel hewan yang membedakannya dari sel eukariotik lain seperti sel tumbuhan:
 
* Tidak Memiliki Dinding Sel: Ini adalah perbedaan paling mencolok. Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku di luar membran plasma, yang memberikan bentuk tetap dan perlindungan. Sel hewan tidak memiliki dinding sel, sehingga bentuknya lebih fleksibel dan bervariasi (seringkali berbentuk tidak beraturan atau bulat). Fleksibilitas ini memungkinkan hewan untuk bergerak dan mengembangkan berbagai jenis jaringan dan organ.

 * Tidak Memiliki Kloroplas: Kloroplas adalah organel yang bertanggung jawab untuk fotosintesis pada tumbuhan. Karena hewan tidak melakukan fotosintesis, sel hewan tidak memiliki kloroplas.
 
* Vakuola Berukuran Kecil atau Tidak Ada: Sel tumbuhan biasanya memiliki satu vakuola sentral yang sangat besar yang menyimpan air, nutrisi, dan limbah, serta membantu menjaga tekanan turgor. Pada sel hewan, vakuola jika ada ukurannya jauh lebih kecil dan jumlahnya bisa banyak, dengan fungsi penyimpanan yang lebih terbatas.

 * Memiliki Sentriol: Sentriol adalah struktur berbentuk silinder yang berperan penting dalam pembelahan sel (mitosis dan meiosis) pada hewan, membantu pembentukan benang-benang spindel. Sentriol tidak ditemukan pada sebagian besar sel tumbuhan.
 
* Biasanya Memiliki Lisosom: Lisosom adalah organel yang mengandung enzim pencernaan untuk memecah limbah dan komponen sel yang sudah tidak terpakai. Lisosom lebih umum dan menonjol pada sel hewan daripada sel tumbuhan.
Struktur Umum Sel Hewan
Seperti sel manusia, sel hewan secara umum terdiri dari tiga bagian utama:

 * Membran Plasma (Membran Sel): Lapisan terluar yang selektif permeabel, mengatur zat yang masuk dan keluar sel. Terbuat dari lipid dan protein.
 
* Nukleus (Inti Sel): Pusat kendali sel yang mengandung materi genetik (DNA) dalam bentuk kromosom. Nukleus mengatur semua aktivitas sel, termasuk pertumbuhan, metabolisme, dan reproduksi.
 
* Sitoplasma: Cairan kental seperti jeli yang mengisi ruang antara membran plasma dan nukleus. Di dalamnya terdapat berbagai organel yang menjalankan fungsi-fungsi spesifik.
Organel Utama Sel Hewan dan Fungsinya
Organel yang umum ditemukan dalam sel hewan meliputi:

 * Mitokondria: "Pembangkit tenaga" sel yang menghasilkan energi (ATP) melalui respirasi seluler.
 
* Retikulum Endoplasma (RE): Jaringan membran yang terlibat dalam sintesis protein (RE kasar) dan sintesis lipid, metabolisme karbohidrat, serta detoksifikasi (RE halus).
 
* Ribosom: Situs sintesis protein, bisa bebas di sitoplasma atau menempel pada RE kasar.
 
* Badan Golgi: Memproses, mengemas, dan menyortir protein dan lipid untuk didistribusikan di dalam atau di luar sel.
 
* Lisosom: Mengandung enzim pencernaan untuk mendegradasi limbah seluler dan materi asing.
 
* Peroksisom: Terlibat dalam metabolisme asam lemak dan detoksifikasi.

 * Sitoskeleton: Jaringan filamen dan mikrotubulus yang memberikan bentuk sel, memungkinkan gerakan sel, dan memfasilitasi transportasi intraseluler.

 * Sentrosom dan Sentriol: Terlibat dalam pembelahan sel dengan mengatur mikrotubulus.

Sumber : gemini

Nama : Nevania
No : 25
Kelas : VIII G

Senin, 21 Juli 2025

dd



 
Nama : Nevania Rohman

Kelas : VIII G

No : 25

Alamat : Pandansari 

Hobi : memasak

Kesan & pesan : tetap semangat belajar,jangan                                  menyerah dan terus berusaha                                  untuk menggapai cita cita ❤️‍🩹